
Samsungbola - Meninggalkan AS Roma untuk Inter Milan akan jadi salah satu penyesalan terbesar dalam karier Radja Nainggolan. Transfer tersebut tak sepenuhnya dikehendakinya.
Nainggolan musim panas ini memutuskan untuk hengkang dari Inter Milan menuju tim pertamanya di Serie A, Cagliari. Pemain 31 tahun ini sebelumnya sempat membela Gli Isolani pada rentang tahun 2010 hingga 2014.
Selain karena tak masuk proyek Inter di bawah Antonio Conte, keputusannya pulang ke Sardegna Arena didasari kepentingan keluarga. Pasalnya sang istri yang berasal dari Cagliari saat ini tengah berjuang melawan kanker.
Di Inter, Nainggolan menjalani semusim yang tak bisa dibilang mengesankan. Tampil 36 kali di semua ajang, dia menyumbangkan tujuh gol dan tiga assist. Ia sempat bersitegang dengan klub karena masalah indisipliner.
Tapi pindah ke Inter sendiri diakui Nainggolan bukan sepenuhnya keinginannya. Transfer itu diputuskan oleh seseorang yang tak lagi di Roma, yang diyakini merujuk ke mantan Direktur Keolahragaan Monchi.
Saya punya sejumlah penyesalan, karena saya dipisahkan dari Roma dan itu adalah pukulan telak untuk saya. Saya yakin bahwa saya juga salah, tapi lebih dari itu, transfer itu adalah keputusan yang dibuat oleh seseorang yang tak lagi di sana.
Saya seharusnya bisa bertahan. Itu adalah pilihan-pilihan yang Anda buat di momen-momen sulit dan akhirnya cuma menjadi penyesalan sia-sia yang tak mengubah apapun.
Radja Nainggolan resmi bergabung dengan Inter Milan, Selasa (26/6/2018). Dia pun mengaku gembira dengan kepindahannya dari AS Roma. Hal penting bagi seorang pesepak bola adalah mendapatkan kepercayaan. Itu saya rasakan dari dari pelatih Luciano Spalletti dan Wakil Presiden Javier Zanetti, Mereka membuat saya merasa penting. Hal itu tidak saya dapatkan di AS Roma
Pindah ke Inter Milan, Nainggolan langsung mendapat sambutan hangat dari suporter. Pemain Belgia itu mengaku terkejut dengan apresiasi para Interisti. Saya tidak menduga dapat sambutan hangat. Saya senang, sekarang tinggal tergantung kepada saya untuk mendapatkan lebih banyak tepuk tangan, ucap Nainggolan. Afeksi suporter penting buat pemain karena itu berarti ada antusiasme. Begitu pun dengan saya dan semoga kami bisa memberikan kepuasan.
Pemain berjulukan Si Ninja itu pun mengaku siap bekerja sama kembali dengan Luciano Spalletti. Keduanya pernah bekerja sama saat masih mengabdi di AS Roma. Musim terbaik saya adalah bersamanya dan semoga bisa mengulanginya. Saya siap membantu dan senang bekerja bersama dia.
Inter Milan menggelontorkan biaya sebesar 24 juta euro ditambah dua pemain, Davide Santon dan Nicolo Zaniolo. Nainggolan dikontrak empat tahun oleh klub barunya itu.